LinuxEdan

Informasi Android,Gadgets Serta Komputer Dan Internet

Instragam Mulai Menggunakan 2 Tahap Authentifikasi Pada User Mereka

No comments
 
Sering kali kita mendengar di TV atau di dunia maya seorang kehilangan akun sosial media (Instagram,Facebook, Twitter atau lainnya) mereka karana dicuri oleh pihak yang bertanggung jawab (hacker). Para pemilik dan pengembang website social Media khususnya Istagram yang telah di beli oleh pihak Facebookpun merasa sedikit diresahkan oleh tingkah orang yang tidak bertanggung jawab ini. 

Oleh karena masalah ini baru-baru pihak Instagram pun telah menggunakan 2 Tahap (Authentication/Keabsahan Kepemilikan Akun), yang pertama adalah autentifikasi yang dikirim ke email para pengguna dan yang kedua yang baru diterapkan oleh pihak Istagram adalah dengan menggunakan authentifikasi nomor handphone mereka.

Penerapan 2 Tahap authentifikasi ini telah diterapkan oleh pihak Instagram dimana jika suatu saat pengguna Instagram kehilangan akses ke akun mereka karena dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, mereka dapat mendapatkan akun mereka melalui kode yang akan dikirim ke Nomor Handphone mereka ketika 3 kali tahap memasukkan username dan password mereka salah pihak Instagram akan memita authentifikasi melalui nomor handphone mereka yang mana pencuri akun mereka tidak akan bisa mendapatkan kode tersebut, karena ketika akun mereka dicuri (username  dan Password mereka), pencuri tidak bisa mendapatkan akun mereka secara penuh dikarenakan tidak dapat mengganti username dan password mereka karena akan diminta ke absahan kepemilikan melalui nomor handphone.

Facebook yang telah membeli Instagram yang lebih dulu menerapkan authentifikasi tersebut sendiri merasa telah memberikan keamanan yang cukup bahkan pihak Facebook menggunakan 3 Tahap Authentifikasi mulai dari pengiriman ke kode ke email pengguna, pengenalan teman sosial media dan pengiriman kode ke Handphone. Semua langkah tersebut telah di rasa cukup untuk keamanan akun pengguna, tetapi yang telah terjadi adalah para pengguna sering tidak memperhatikan dan memperdulikan layanan keamanan yang telah diberikan Pihak penyedia situs Pertemanan/Social Media di dunia maya. (jitak -jitakan)

No comments :

Post a Comment